Rakor Percepatan Penangan Pasca Bencana Gempa NTB

Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Masa Pandemi Covid-19 di laksanakan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Rabu (16/12/2020)

Rakor ini di buka Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. H. L. Gita Ariadi, M.Si dan dihadiri langsung Deputi bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulanagn Bencana Dody Usodo HGS. Dilaksanakan secara Virtual dengan kementerian pusat untuk mengevaluasi hasil penanganan pasca gempa yang telah dilaksanakan pemerintah daerah sebagai bahan percepatan pemulihan masyarakat yang terdampak.

Saat membuka Acara Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. H. L. Gita Ariadi, M.Si menyampaikan tentang kondisi terkini pandemi covid -19 di Provinsi NTB, dimana perkembangan terakhir data menunjukkan jumlah paisen yang sembuh sebanyak 70,21% meski ada yang masih dalam perawatan 27,57% dan angka yang meninggal sejumlah 2,22%Melihat kondisi ini lanjut Miq Gite, masyarakat terus diminta menerapkan disiplin protocol covid-19 sebagai ikhtiar memutus mata rantai penyebaran virus ini agar bisa tetap produktif.

Sedangkan terkait Penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi di Provinsi Nusa Tenggara Barat Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han.,menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunann rumah masyarakat terdampak gempa di Provinsi NTB telah dilaksanakan secara bertahap dan 91 persen sudah tuntas. Meski di Kabupaten Lombok Utara dan Sumbawa masih ada yang perlu diselsesaikan dengan total sejumlah 4.976 rumah sampai hingga akhir tahun 2020 mengingat dalam pelaksanaan pembangunan terbentur wabah pandemi covid-19 dan masih menunggu dana dari pusat.

Menanggapi hal ini, Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulanagn Bencana Dody Usodo HGS menegaskan data yang disampaikan Pemerintah Provinsi NTB akan disampaikan ke pusat agar penyelesaian pembangunan rumah masyarakat yang terdampak bencana gempa cepat terselesaikan.

#ntbgemilang

#newnormal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.