Keluhkan Tapal Batas, Warta Calabai Curhat ke Gubernur NTB dan Bupati Dompu

Dompu – – Kunjungan Kerja Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah di Desa Calabai Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu disambut antusias oleh warga. Warga mengaku bangga baru pertama kali ada Gubernur ikut shalat berjamaaah dan mengunjungi Desa yang terletak di kaki Gunung Tambora ini.

Selain bersilaturahim, warga juga menyampaikan berbagai permasalahan yang dialami. Selain pendidikan dan kesehatan ada masalah besar yang dialami warga, yakni terkait tapal batas wilayah kecamatan yang hingga kini tak kunjung usai.

“Pekat punya masalah besar, yakni batas wilayah. Selama ini persoalan terus terjadi tarik ulur..” ujar H. Sukardin salah satu warga Calabai, saat curhat kepada Gubernur NTB di Masjid Fastabikhul Khairat, Desa Calabai Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu, Kamis (30/9).

Mendengarkan berbagai keluhan dan masalah warga Calabai, Gubernur NTB langsung mengajak para Kadisnya untuk bisa segera membantu dan memberikan solusi kepada warga. Khusus masalah tapal batas, Gubernur Zul mengajak Bupati Dompu dan warga untuk rembuk, dan menyelesaikannya permasalahan tapal batas dengan penuh kekeluargaan.

“Kami ini menjadi Gubernur dan Bupati adalah pelayan masyarakat. Masalah ini akan dibicarakan dengan kekeluargaan.
Saya ingin pak Bupati segera mengadakan silaturahim dengan kedua belah pihak. Agar masalah ini bisa selesai dengan baik dan penuh kekeluargaan” ajak Bang Zul sapaan akrabnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Dompu Abdul Kader Jaelani mengaku akan segera menindaklanjuti aduan warga calabai.
“Kami akan segera mempelajari. Yang jelas, insyaallah kami akan menjadi pemimpin yang adil. Tidak merugikan. Tangan saya tidak berani membuat keputusan yang merugikan salah satu pihak. Jiwa raga saya ini selalu ingin meluruskan segala masalah yang keliru” jelas Bupati Dompu yang juga merupakan sahabat Gubernur NTB tersebut.

Bupati Dompu juga mengajak masyarakat kompak dan bersatu untuk membangun Dompu lebih baik.

“Jadi masalah tapal batas ini Insya Allah akan kita segera selesaikan. InsyaAllah dengan camat yang baru, akan mempererat silaturahim warga kempo dan Pekat. Sehingga harapan kita seluruh masyarakat kompak, bersatu padu diajak membangun daerah ini” ajaknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *