Si TATIK Terima Kunjungan Arsip dan Ekspedisi Biro Umum Jatim

Kamis, 25 Juli 2019

Administrator

Berita

Dibaca: 260 kali

        Record Centre Arsip Biro Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menerima kunjungan dari luar daerah yakni rombongan Subbagian Arsip dan Ekspedisi Biro Umum Provinsi Jawa Timur yang diterima langsung Kabiro Umum NTB Drs. H. Fathul Gani, M.Si di Ruang Rapat Anggrek, Rabu (24/07/2019)

        Kepala Biro Umum NTB Drs. H. Fathul Gani, M.Si menyambut baik kehadiran rombongan Bagian Arsip dan Ekspedisi Biro Umum Jatim yang dipimpin Bapak Drs.Supadi,MS. Kehadiran rombongan ini dalam rangka konsolidasi terkait tugas-tugas yang dilaksanakan biro dan pengenalan inovasi kearsipan pada Record Center Arsip Biro Umum NTB yang dikenal dengan sebutan Si TATIK. Diharapkan dengan kunjungan ini akan didapatkan pertukaran informasi terkait tugas tugas yang dilaksanakan khususnya dibidang kearsipan dan ekspedisi sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik.

        Pada Kesempatan yang sama Kasubbag Arsip dan Ekspedisi Biro Umum NTB. H. Amiruddin, SE menjelaskan sistem Informasi Temu Arsip Tiga Detik yang dikenal dengan sebutan Si TATIK pada Record Center Arsip Biro Umum NTB adalah pengembangan dari inovasi Temukan Arsip Dalam Tiga Menit yang telah mendapatkan penghargaan TOP 99 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional tahun 2016. Inovasi ini telah dikenal olehbebrbagai instansi di Indonesia “Rombongan demi rombongan dari dalam dan luar daerah terus berdatangan, mulai dari ujung barat Provinsi Nanggro Aceh Darussalam sampai ke ujung timur Provinsi Papua Barat. Satu saja kesan mereka yang pernah datang ke Record Center Arsip Biro Umum Setda Provinsi NTB Mengagumkan, dalam tiga detik fisik arsip sudah ditangan” Jelasnya Ia menambahkan Inovasi pelayanan publik Si TATIK dapat juga dikembangkan pada berbagai bidang lainnya seperti kecepatan penemuan nota pajak di Kantor Dinas Pendapatan, kecepatan penemuan kartu berobat/medika record di Rumah Sakit, kecepatan penemuan arsip IPK mahasiswa di Perguruan Tinggi atau bahkan kecepatan penemuan rekam jejak pelaku kejahatan di Kantor Kepolisian. (TIM)

Berita Terkait

Kembali ke atas